Showing posts with label Analisa. Show all posts
Showing posts with label Analisa. Show all posts

Sunday, October 20, 2013

Rencana Gelap TransMusi

Tepat 20 Oktober 2013 ini Transmusi menerapkan kebijakan  baru, yakni pengurangan durasi transit menjadi satu jam, sebelumnya warga pemilik SmartCard dapat menikmati layanan transit 2 jam yang berarti selama dua jam warga bebas menaiki transmusi tanpa perlu membayar lagi setelah saldo smartcardnya dipotong Rp 4500.

Lalu apa yang menjadi masalahnya?

Palembang kini sudah tak seperti Palembang yang kita lihat jamankan dulu, Palembang memiliki masalah yang relatif sama dimiliki kebanyakan kota besar di Indonesia saat ini, Ya Macet. Jarak tempuh dan waktu tempuh kini tak berimbang lagi, kalau dulu saya dari rumah ke Kampus dapat ditempuh dengan 45 menit dengan kendaraan umum, sekarang waktu tempuh sampai dua kalipat lebih. saya bisa dijalan selama 1,5jam bahkan di jam sibuk bisa sampai 2 jam.
Bahkan saat saya menguji waktu tempuh KM12-Ampera (tanpa transit) sekitar pukul 10:00 (bukan jam sibuk) saya telah menghabiskan waktu selama 1jam 4menit. lalu jika anda menunggu di Halte Transit berapa lama bus akan datang? jawabannya beragam ada yang bilang sampai setengah jam, tapi rata-rata saya menunggu 10-15 menit dihalte samping masjid agung atau monpera. lalu bagaimana nasib mereka yang melalui rute yang lebih sulit misal (dari Kertapati/Plaju menuju Sako) yang sampai harus 2-3 kali transit? 

Jadi Bijakkah durasi transit menjadi 1 jam?

Tapi agaknya percuma kita mengkritisi terus menurus transmusi ini, Tak akan didengar. 
Di halaman facebook Transmusi  tertanggal 17 oktober iya membuat pengumman tentang kebijakan baru

adakah yang aneh? jika kita meruntut postingan transmusi sebelumnya, ini pertama kalinya Transmusi menggunakan huruf kapital secara keseluruhan. hal ini saya baca sebagai wujud depresi transmusi yang terpaksa membuat kebijakan ini. Ini penanda keputusan final yang tak bisa diganggu gugat lagi. kecuali mereka diberi subsidi.

Maksud hati ingin menegaskan kembali kebijakan tersebut hari ini, transmusi justru menunjukkan rencana gelapnya

bukan menuliskan 1 jam justru  transmusi memposting gambar 1/2 hour (Setengah Jam).akankah mereka menurunkan waktu durasi menjadi 1/2 jam lagi? lalu apa maksud warna merah? Api? 
Warna merah dan api menandakan amarah, bahaya. kewaspadaan, atau sesuatu yang buruk akan terajadi. Tapi saya membaca lebih lanjut setiap postingan agaknya mereka cenderung memprovokasi masyarakat.

Seperti kata "seharusnya durasi transit itu dimanfaatkan hanya untuk transit, bukan untuk jalan-jalan" 
etiskah kebebasan warga menghabiskan saldonya untuk jalan-jalan di kritisi? bukankah sebagai pengguna kita bebas memanfaatkan uang kita apakah untuk transit atau jalan-jalan? tak ada pelanggaraan masyarakat terhadap sistem yang dibuat.

Justru perkataan ini menjadi bumerang bagi transmusi, karena diawal peluncuran smartcard mereka sendiri yang menawarkan benefit/keuntungan dari memiliki smartcard itu, salah satunya durasi transit yang dapat dimanfaatkan masyarakat seperti untuk berjalan-jalan , berbelanja atau naik dari halte mana saja selama durasi transit berlangsung. bahkan sempat saya mendapati seorang pramugara yang menganalogikan memiliki smartcard sama seperti menginvestasikan emas hahaha(super pinter). sampai mereka sama seperti calo-calo terminal membujuk pelanggan untuk memiliki lebih dari 1 kartu, bahkan menganjurkan untuk dikoleksi?

Apa yang sebenarnya terjadi? mengapa Transmusi terlihat kacau sekali

mereka salalu berkilah dua hal, pertama BBM Naik, dan kedua Transmusi adalah satu-satunya BRT yang tidak disubsidi pemerintah.
Lebih parah dari itu, ini soal politik dan keuntungan sejumlah pihak.

Tanggal 9 September lalu transmusi yang belum satu bulan menaikkan tarif transmusi dari Rp 4000 menjadi Rp 4500 membuat penguman bahwa awal oktober mereka hendak menaikan tarif kembali menjadi Rp5000. Tapi kenapa kebijakan yang lain muncul?
mereka telah menghitung, ketimbang menaikkan tarif menjadi Rp5000 menurunkan durasi transit menjadi 1 jam jauh lebih menguntungkan karena akan banyak pengguna yang kena Jebakan Durasi Transit (istilah ini saya buat untuk menggambarkan mereka yang akan membayar Rp 9000 karena habis durasi transitnya) akibat penurunan durasi transit ini.

Mengapa Transmusi tega malakukan itu kepada kita.
menurut analisis dangkal saya seperti ini.
Transmusi dibuat berkat regulasi dari walikota sebelumnya Eddy Santana. Transmusi digambarkan sebagai salah satu contoh kemajuan kota Palembang. Sedangkan yang menjadi walikota sekarang adalah Romi Herton yang sebelumnya adalah wakil walikota bersama Eddy. Namun Eddy Santana kalah suara saat mencalonkan diri menjadi Gubernur, suara di Sumsel Bahkan di Palembang cenderung memilih dua besar alex nurdin dan herman deru, karena popularitas Eddy yang kurang Romi Herton justru cenderung memihak Alex Nurdin Gubernur Incumbent, seolah berkhianat kepada Eddy Santana.

Ingatkah kisruh pilkada Palembang kemarin, ya Sarimuda menang tipis, namun Kubu Romi banding ke MK, dan Romi dimenangkan lewat MK, kala itu yang menjadi hakim sengketa pilkada ini adalah Akil Mochtar saat ini terjerat kasus suap, beberapa kecurangan sengketa pilkada.

Romi herton mulai mencopot satu persatu pejabat pemkot peninggalan Eddy Santana. salah satunya Direktur PT SP2J yang membawahi Transmusi. Namun tak memberi  solosi yang baik untuk transmusi, beberapa kali diajukan subsidi namun ditolak juga, bahkan sempat diancam ingin dipailitkan karena terus merugi.

Transmusi merasa penyebabnya adalah karena mereka bergabung bersama SP2J. dan kini transmusi berniat ingin berdiri sendiri. terlepas dari PT SP2J. 

kalau begitu apa artinya ini?
Bukankah transmusi milik kita? milik pemerintah? milik warga?. sayangnya bukan.
Transmusi bukan seperti kendaraan BRT di kota-kota lain yang dimiliki pemerintah, pemerintah hanya meregulasi dan memanfaatkannya saja. ibarat simbiosis mutalisme. Sedangkan sejak dari awal Transmusi adalah milik #KAPITALIS. aspek yang terpenting bagi mereka adalah keuntungan sebesar-besarnya. bukan pelayanan yang baik dan ideal.

ah sekian.

Tuesday, July 16, 2013

Beruntungnya tinggal di Indonesia (1 Ons )

Saya tidak termasuk orang yang menentang kenaikan BBM kemarin, meskipun tahu akibat semuanya, saya tetap optimis bahwa kondisi kedepan akan kembali stabil. memang dampaknya makin terasa apalagi dibulan puasa seperti sekarang, terlebih sebagai Videographer yang sering menerima job pernikahan, ataupun event, dibulan puasa ini kan sepi. 

Ditambah lagi kurs Dollar ke Rupiah sudah mencapati Rp 10.000/$, yang membuat tabungan saya makin hari nilainya makin kecil, sedangkan bidang kerja saya memerlukan banyak investasi perlengkapan yang kebanyakan barangnya  Impor  itu berarti harga jualnya akan mengikuti Dollar. Hikmahnya saya tidak usah pusing lagi buka Kalkulator kalau menghitung kurs Dollar ke Rupiah. cukup tambah atau kurangi angka 4 angka "0" ;p

Akibat kenaikan BBM transportasi pun naik,dan saya termasuk orang yang lebih suka berpergian dengan transportasi umum, di Palembang , tarif Bus TransMusi sudah naik menjadi Rp4500, dan rencananya akan dinaikan lagi menjadi Rp 5000. itu artinya jika anda terpaksa membeli SmartCard TransMusi (mungkin tertinggal dirumah, atau belum punya) seharga Rp 20.000 dengan saldo Rp 8000 tidak bisa lagi untuk pulang pergi.

Selain dampaknya pada tarif alat transportasi, Kenaikan harga BBM dan juga karena bulan puasa ikut memelambungkan harga-harga bahan pokok. Masalahnya disadari atau tidak justru konsumsi di bulan puasa apalagi menjelang lebaran nanti akan semakin besar. Misalnya saat tadi sore saat kewarung, harga cabe merah 1 ons nya sudah Rp 5000, dan harga bawang merah sudah Rp 6000 per ons nya, bahkan Cabe Rawit sudah mencapai Rp 12000 per Ons. Semoga masakan kita tetap sedap nan lezat ya.

Tapi inilah hikmahnya tinggal di Indonesia, kita harus tetap bersyukur karena di Indonesia 1 ONS = 100 gram, coba kalau anda tinggal di negara yang mengikuti Satuan Internasional seperti amerika dimana 1 ONS hanya 28,3 gram dan sering dibulatkan 28 gram saja. hahaha coba bayangkan jika di Indonesia ikut-ikut internasional dengan uang Rp 6000 anda hanya dapat mempu membeli beberapa butir bawang merah, atau beberapa cabe. setiap kali makan gorengan diwarung dengan cabe rawit anda kena Rp500 lagi. 
Sekarang saya jadi paham kenapa penjajah belanda betah banget ngerampok rempah-rempah di Indonesia dulu sampe 3,5 Abad Untung bangettt

Monday, July 8, 2013

Internasionalnya Kotaku

Kalau anda melewati jalan disamping masjid Agung menuju Km 12, anda akan melihat LED Display Running Text yang baru dipasang Pemkot Palembang. Teks berjalannya berupa ucapan selamat datang, jam, himbauan-himbauan untuk mengenakan sabuk pengaman, helm standar, menyebrang di tempat yang telah disediakan, dan yang LUCU ini nih "Menuju Kota International" ngerasain gak sih gimana simangatnya kota ini pengen jadi kota internasional? sampai mencampur-campurkan bahasa,kesalahannya hanya satu huruf antara International (English) dan Internasional (bahasa indonesia/saduran) bahwa yang benar "Rood To International City" atau "Menuju Kota Internasional"  yah, maklumin ajalah ya, saya sendiri sering salah nulis huruf-huruf kok.

Saturday, May 25, 2013

JA Jadi Teroris Penyebar Spam?

tadinya mau mention langsung ibu Dr. Hj. Marrisa Haque, Aktris yang kini menjadi politisi PAN dan nyalon legislatif untuk daerah Bengkulu, tapi duh ngeliat time line ibu MH jadi ngeri di Block Spam sama beliau, dikarenakan seluruh yang tweet nama nya dan suaminya atau mention kebeliau akan di Block sebagai Spam.(maaf bu, saya kepoin dari tanggal 24) :D



Awalnya MH Searching nama suaminya di mesin search Twitter "Ikang Fawzi" dan yang muncul dideretan teatas adalah akunnya Joko Anwar.


Itu dikarenakan JA ngetweet populer
kok bisa Joko Anwar ngetweet populer? ya karena twitternya banyak di retweet, lebih dari 100 akun ngeretweet tweet joko anwar ini, kok bisa? ya iyalah. follower Joko Anwar aja lebih dari 300.000. seratus lebih retweet gak mustahil. Namun justru membuat MH geram, JA akhirnya di Block, report sebagai Spam, mungkin kalo ada tombol, Block as Terrorist bakal di push juga.

Lalu Dr.Hj. Marrisa Haque memberi bukti tuduhannya berupa screen shoot bagaimana Joko Anwar ada di deretan tearatas mesin search
Teror dan Spam buatan Joko Anwar terhadap Keluarga Kami Ikang... on Twitpic
kemudian  JA membalas tweet ibu MH
Dari tweet JA ini sebenarnya menjadi titik cerah terhadap hal yang dipermasalahkan yang memberikan beberapa kemungkinan.
Pertama TimeLine yang ada di mesin pencari twitter tidak menunjukkan tweet teraktual karena internet yang dipakai MH lambat, halaman tidak loading secara sempurna, jadi yang muncul hanya tweet populer (silahkan dicoba, Twitter akan lebih dahulu menampilkan  tweet terpopuler terlebih dahulu, kalo internetnya cukup cepat tidak sampai setengah menit twitter akan memberikan tweet-tweet teraktual)
Kedua, ada kemungkinan MH justru sengaja menghentingkan loading dari halaman twitternya agar TL tetep nyangkut di Tweet populer saja, untuk segera capture tampilan layarnya.
lalu apa kemungkinan lain yang dapat menyebabkan beberapa gambar tidak terload, bahkan Avatar twitternya sendiri

Siapakah yang memperkeruh perkara bahkan sampai buat berita di media massa online tidak lain adalah MH,  dari tweet nya sih, MH sengaja menghubungi Pemred liputan6.com untuk membuat berita ini berita ini
tapi, dari berita yang beliau buat sendiri, justru merasa tidak sesuai karena urusan redaksional antara Merasa Diserang dan Menyerang. dan MH kembali merasa di Bully liputan6

MH benar-benar merasa dibully di sosmed microblogging ini, ia membeberakan gambar-gambar yang dirasa sangat melecehkan silahkan ke >>>>TKP
Perlu diketahui,terlihat dari TL photo di akun JA hingga detik ini tidak ada satupun gambar yang dibuat oleh JA. bahkan gambar-gambar yang dituduhkan tidak ada satupun yang JA mention atau retweet.

dan saya yang basicnya anak IPS aja rasanya gak perlu jadi Roy Suryo untuk menganalisis kesalah pahaman itu.
lalu apa tanggapan anda untuk kejadian ini?

Sunday, April 22, 2012

Tifatul Sembiring, ditanya soal Ketifatulan

Apakah anda pernah mendengar kata Ketifatulan? Ketifatulan merupakan kata dalam bahasa slang yang memiliki beberapa arti. Saya menjumpai kata tersebut pada KamusSlang.Com sebuah situs wiki dimana penggunanya dapat menambah kata slang, melakukan koreksi, atau hanya sekedar membacanya saja.


Dalam kamusslang.com ketifatulan memiliki berbagai maksud,

#1. Ketifatulan

ketifatulan : KETIdak FAham beTULAN

#2. Ketifatulan

sok bijakkayak pak tifatulKEa pak TIFATUL AN

#3. Ketifatulan

diracun seperti Munir untuk dibungkam agar tidak mengungkapkan kebenaran




#4. Ketifatulan

Sesat fikir; ketidakbenaran
Tidak salah jika anda tidak mengenal kata ketifatulan, karena ini merupakan bahasa Slang, bahasa slang sendiri adalah ragam bahasa tidak resmi, dan tidak baku yang sifatnya musiman, dipakai oleh kelompok sosial tertentu untuk komunikasi intern, dengan maksud, agar yang bukan anggota kelompoknya tidak mengerti.

Bahkan saat pertama membaca kata ketifatulan di kamusslang.com saya justru berpikir kata itu ada kaitannya dengan Mentri Komunikasi dan Informasi Bapak Tifatul Sembiring. Mungkin sebagian dari anda akan berpikir sama.

Lalu, apa pendapat Bapak Tifatul Sembiring tentang kata slang yang dikaitkan dengan namanya itu??

Ternyata Bapak Tifatul Sembiring menjawabnya dengan santai
Jawaban yang bijak.
.

Wednesday, January 25, 2012

Dibalik Tiket TransMusi Anda

TransMusi, Bus Rapid Transit kebanggaan masyarakat Palembang memiliki sejarah tiket yang unik.
Pertama kali hadir(2009) TransMusi menggunakan tiket dengan kualitas yang baik, layaknya sebuah brosur tiket dicetak satu sisi, dengan tekstur yang licin dan berwarna, menampilkan dua Ikon kota Palembang yakni Jembatan Ampera dan Masjid Agung Palembang.
Namun akhirnya (Agustus 2010) TransMusi justru menggunakan tiket yang terbuat dari Kertas Foto Copy Warna (Hijau, Kuning, Biru, Merah Muda) dan menandai pergantian kata "Karcis Masuk" menjadi "Tiket Penumpang"

Nah diakhir tahun 2010 dan di awal tahun 2011, Tiket TransMusi berevolusi kembali, hadir dengan tiket yang sekaligus jadi kupon berhadiah. Jadi tiket transmusi tiap lembarnya terbagi dalam tiga bagian, bagian pertama tidak diberikan kepada penumpang, dua bagian lagi diberikan kepada penumpang, satu bagian yang bergambar logo PemKot Palembang dimasukkan kedalam kotak undian yang tersedia didalam bus, dan satu bagian lagi yang bergambar Ampera disimpan.

Setelah periode undian itu berakhir, tiket TransMusi semakin aneh, gambar ampera diperbesar dengan cara menarik gambar dari sisi dan bukan dari sudut, sehingga Ampera terlihat gendut.

Saat SeaGames Berlangsung Transmusi hadir dengan tiket baru Spesial SeaGames dimana tak ada gambar Jembatan Ampera. Dan mengembalikan tulisan "Tiket Penumpang" menjadi "Karcis Masuk".


Dan pada 12 Desember 2011 saat tarif transmusi naik menjadi Rp 4000.- tiket transmusi masih menggunakan tiket yang bertarif Rp3000 hanya diberi cap Rp 4.000. inilah yang menyedihkan.

Baru kemudian setelah berganti tahun, diawal januari 2011 tiket transmusi berubah, dengan cetak harga Rp 4000.

Namun di tiket yang baru kali ini saya menemukan keanehan, dan mengungkapkan sebuah fakta.

 "Ampera Pasar Pemasang Iklan"
kita bisa melihat Neon Box di pinggir jalan, dan dua buah Baliho di tower Ampera, gambar masih tetap sama dengan gambar ampera di tiket tiket lain yang dicetak di kertas warna. Neon Box saat itu digunakan untuk mengiklankan  merk Rokok, kemudian Baliho yang berada di tower digunakan untuk keperluan komersil dan politik. namun pada Agustus 2008 Baliho tersebut telah dicopot hingga saat ini. Kini NeonBox dan Baliho memang sudah tidak ada, namun kawasan disekitar ampera justru menjadi tempat promosi berbagai provider seluler, mulai dari atap pasar 16 ilir, tembok gedung, Plang nama toko, hingga banner banner. Jadi kesimpulannya gambar Ampera ini diambil pada tahun 2008

#Gambar Ampera Miror
terlihat Neon Name pasar 16 ilri


Ampera terlihat aneh, karena  terlihat gedung Pasar 16 Iliri dari sebelah kiri Ampera, padahal jika kita berada diseberang ulu seperti sudut pengambilan gambar ampera pada tiket ini, Pasar 16 iliri tak akan pernah bisa dilihat berada disebelah kiri sementera dihalangi oleh jembatan ampera, jad kesimpulannya gambar Ampera pada tiket ini dan beberapa tiket lainnyadicetak Miror/terbalik.

Lalu jika demikian, Apa Tujuannya? mungkinkah ini cara untuk menyamarkan tindakan pembajakan sebuah karya(foto) tanpa harus memberi royalti si pemilik foto tersebut?

Sunday, December 4, 2011

Digital Printing Dengan Transfer Paper

Digital Printing atau yang kadang kita sebut dengan Sablon digital sekarang sangat diminati karena kesimplean, kemudahan dan hasilnya. Bayangkan kita tidak perlu lagi mengotori tubuh kita dengan cat cat sablon, dan mengeluarkan tenaga ekstra untuk menyablon sebuah gambar pada Tshirt seperti yang kita lakukan pada sablon dengan rakel, Warna yang dihasilkanpun bisa lebih banyak ketimbang menggunakan cat cat sablon.

Kepada pelanggan,biasanya saya akan memberitahu apa kekurangan dan kelebihan dari produk sablon (printing) yang saya berikan. Ini ditujukan agar konsumen lebih mengetahui lebih dalam produk yang akan mereka pesan.

Pada tulisan kali ini, saya akan menjelaskan tentang salah satu produk di ImajieCraft yang paling laris, yaitu Sablon T-shirt dengan Transfer Paper. Produk ini sangat laris, karena pelanggan sering menginginkan hasil yang cepat, kreatif, dan langsung memuaskan sesuai keinginan mereka..
Sablon TransferPaper adalah teknik menyablon baju dengan menggunakan kertas khusus yang disebut TransferPaper, TransferPaper ada dua jenis Dark dan Light, TransferPaper Dark digunakan pada T-shirt berwarna gelap, sedangkan transferpaper Light hanya dapat digunakan untuk T-shirt berwarna terang. Untuk hasil antara TP Dark dan TP Light memiliki perbedaan dan juga kelebihan dan kelemahannya masing masing.


TransferPaper Dark memiliki hasil yang menyerupai Sablon dengan Cat Rubber, bersifat elastis seperti karet,dan menutup pori pori T-shirt. Dan menurut saya, TP Dark sebenarnya cocok juga diaplikasikan pada T-shirt berwarna terang seperti putih. Hanya saja warna putih yang tertransfer pada T-shirt tidaklah sama dengan warna T-shirt melainkan agak krem. TP Dark sangat sering digunakan karena T-shirt yang sering menjadi favorit remaja adalah yang berwarna, hal ini yang mungkin membuat TP Dark harganya sering naik, dan langka untuk dicari. beberapa kali saya harus kebingungan untuk mencari dimana lagi TP Dark terutama di Palembang.
Kelebihan dari TP Dark antara lain;
1. Hasilnya menyerupai sablon yang kebanyakan dijual, elastis seperti karet layaknya Sablon dengan cat rubber, sehingga hasilnya lebih familiar kita gunakan.
2. Kita bisa menyablon gambar apa saja, tanpa perlu membuat pola seperti Sablon dengan rakel (Manual).

Kekurangan
1. TP Dark lebih mahal dari TP Light, dan kerap langka dipasaran
2. Saat kita menyablon warna Putih hasilnya tak Seputih yang kita inginkan karena saat kita cetak warna putih, printer sebenarnya tidak memberikan warna pada kertas, dan warna dasar kertas ini sendiri agak krem.
3. Ketika sudah lama dipakai dan sering dicuci (sekitar 20xan cuci) hasil sablon akan memudar, bentuknya pun akan berkerut, ini disebabkan oleh sifatnya yang seperti karet, sehingga dapat memuai, kerapatan karetnya pun berkurang dan melepaskan beberapa partikel tinta yang lemah kemudian karet akan mengkerut.

Nah, untuk kekurangan dari TP Dark ini, saya memiliki beberapa tips agar T-shirt anda awet.
1. Jangan mencucinya dengan mengucek, atau menyikat pada sablon.
2. jangan sebaiknya hanya diangin anginkan saja saat pengeringan baju. karena jika dijemur pada panas matahari hasilnya akan lebih cepat memuai.
3. Saat menyetrika, sebaiknya kaos disetrika dari arah dalam pakaian dan jangan langsung mengenai hasil sablon.
4. Dari kekurangan tersebut sebenarnya justru TP Dark memiliki kelebihan, yakni saat mengkerut hasil sablon justru lebih mudah untuk dikelupas. Sehingga anda bisa menyablon lagi. (Teman anda tidak akan tahu jika itu T-shirt lama anda).

TransferPaper Light, Dari namanya kita akan tahu jika transferpaper yang ini  hanya dikhususkan bagi kaos berwarna terang, dan hanya diutamakan untuk kaos berwarna putih. Hasil yang diperoleh dari sablon dengan TP Light sangat jelas, warnanya Bright. Nah, jika pada TP Dark kertas yang berwarna putih ditransfer pada koas maka warnanya agak ke Krem, TP Light menghasilkan warna yang transparan, sehingga warnanya akan menyatu dengan warna dasar kaos. Namun hasilnya pun tidak elastis, agak kaku. TP Light juga terdiri dari dua jenis, yakni yang dikelupas saat dingin, dan dikelupas saat masih panas.
Pertama, TP Light yang saat ditransfer pada kaos harus mengelupaskan kertasnya ketika dingin, TP Light jenis ini menghasilkan gambar yang nyaris sempurna tanpa cacat.Namun lebih kaku untuk hasil.
Kedua, TP Light yang saat ditransfer pada kaos harus segera mengelupaskan kertasnya ketika masih panas. TP Ligh jenis ini lebih bagus untuk hasil yang lebih tahan lama. namun perlu kehati-hatian saat mengelupasnya, karena kadang  saat dikelupas beberapa bagian masih menempel dikertas dan tidak tertransfer. Hasilnya cukup bagus, lebih tebal, tidak terlalu kaku, dan jika dicuci tidak terlalu retak retak.

Kelebihan TP Light
1. Harganya lebih murah dari TP Dark.
2. Untuk saat ini stok TP Light dipasaran relatif aman tidak sesulit mencari TP Dark.
3. warna yang dihasilkan lebih terang, dan relatif tidak memudar meskipun berkali kali dicuci.
4. TP Light cocok digunakan untuk T-shirt kegiatan ataupun event, karena pengerjaannya cepat, dan lebih murah.

Kelemahan
1. hanya bisa di kaos terang saja, terutama putih.
2. Suhu transfer lebih tinggi ketimbang TP Dark
3. untuk TP Light yang dikelupas saat dingin, cenderung retak retak setelah berulang kali dicuci.
4. untuk TP Light yang dikelupas ketika panas, kadang gambar tidak tertransfer keseluruhan, sehingga akan meninggalkan cacat.

Beberapa kelemahan tersebut masih bisa ditanggulangi dengan perwatan yang baik, seperti jangan mengucek kaos, gosok kaos dari bagian dalam, dan jangan digunakan untuk tidur.





Tuesday, November 29, 2011

Disini Jembatan Kutai Kartanegara Belum Ambruk

Berita mengenai ambruknya jembatan Kutai Kartanegara Tenggarong menimbulkan keprihatinan banyak orang, jembatan yang hanya berusia 10 tahunini ternyata roboh pada 26 November lalu, dan menawaskan 18 orang. Seharusnya jembatan megah ini dapat bertahan lebih lama.

Karena kejadian ini timbullah spekulasi bahwa pembangunan jembatan ini sarat aroma korupsi yang membuat jembatan ini sangat rapuh. Apalagi melihat sejarah pembangunan jembatan ini yang dibangun pada massa bupati Syaukani Hasan Rais, Pak Kanin (panggilan akrabnya) divonis oleh Pengadilan Tipikor pada 14 Desember 2007 dengan hukuman penjara dua tahun enam bulan.

Jembatan ini baru dibangun dari tahun 1995 dan selesai pengerjaannya pada 2001 dengan Kontraktor PT Hutama Karya  dan baru diresmikan pada tahun 2002, sebelumnya jembatan ini diberi nama Jembatan Gerbang Dayaku, kemudian dirubah lagi menjadi Jembatan Kutai Kartanegara ing Martadipura atau yang sering disebut sebagai Jembatan Kutai Kartanegara, dan karena melintasi Sungai Mahakam maka Jembatan ini juga disebut Jembatan Mahakam II. Jembatan ini juga pernah mendapatkan penghargaan Satya Lencana Pembangunan dari Pemerintah RI karena dibangun oleh tenaga kerja lokal Indonesia.

Mungkin sebagian dari kita, terutama warga kalimantan timur, yang sering berlalu lalang dari Tenggarong ke Tenggarong Sebrang akan merindukan melewati jembatan itu lagi. Pemandangan yang disajikan saat melewati jembatan ini selain Sungai Mahakam yang termashur itu kita juga bisa melihat pulau yang berada ditengah sungai yaitu Pulau Kumala (Taman Rekreasi). 

Meskipun, faktanya jembatan ini telah ambruk, tetapi didunia maya jembatan ini masih kokoh berdiri. Hal itu dapat terlihat dari citra 3D Google Earth.Link





Kita masih bisa melihat lihat konstruksi jembatan secara utuh, melewati jalan rayanya yang terlihat kosong, bahkan naik keatas puncak jembatan yang bertuliskan "KARTANEGARA".
Semoga hal ini bukan hanya menjadi kenangan bagi kita, tetapi menjadi pelajaran yang berarti. 

Pesan saya kepada pemerintah: Tolong kembali perhatikan keadaan jembatan-jembatan yang ada diseluruh Indonesia, termasuk jembatan Ampera di kota Palembang, apakah perlu di renovasi kembali, mengingat kejadian tahun lalu saat dibawah jembatan Ampera terjadi kebakaran kabarnya kekuatan Baja jembatan telah berkurang. Bahkan bila saya berjalan kaki melewati jembatan itu, saya merasa jembatan Ampera terasa bergetar/sedikit bergoyang apalagi saat lalu lintas sangat ramai/macet getaran jembatan sangat terasa.




Friday, November 18, 2011

Media Provokatif

Penyelenggaraan SeaGames ternyata tak hanya bersemangat Nasionalisme, tetapi dibawa kedalam ajang gengsi dan Etnosentrisme. Dikhawatirkannya, semangat nasionalis kebablasan yang sering diwujudkan oleh bangsa kita dapat berakibat pandangan buruk dan perspektif negatif negara lain terhadap Indonesia. Ulah Suporter yang sering melecehkan negara lain saat pertandingan, misalnya menyoraki "Sorakan penghinaan" pemain atau kadang mengejek Lagu bangsa lain di arena sebenarnya sangat disayangkan. Itu merupakan sikap buruk yang seharusnya tak boleh di tunjukkan oleh Bangsa yang santun.

Lebih disayangkan lagi beberapa media terkesan memprovokasi sebuah berita olahraga menjadi isu panas yang ingin diglindingkan kepada masyarakat seperti bola salju. Salah satu contoh yang saya ambil adalah MetroTv. Menjelang pertandingan Grup A Sepak Bola Sea Games antara Indonesia Vs Malaysia, MetroTv membuat sebuah liputan prapertandingan, yang menghadirkan beberapa tokoh. Namun yang sangat tidak etis dalam penyangan tersebut ada dua hal,

Pertama, "Judul"
Dalam tayangan ini jelas diberi judul "Dukung Garuda Ganyang Malaysia", judul itu sangat provokatif, mengesankan bahwa pertandingan bola = perang.

Padahal seharusnya MetroTv tau, media mereka saat ini bukan hanya ditonton oleh warga indonesia saja, saat ini sedang di laksanakan SeaGames yang merupakan ajang olahraga terbesar seAsia Tenggara, juga KTT ASEAN di Bali. Banyak mata akan tertuju pada Indonesia.
Padahal Indonesia sedang membangun citra yang baik sebagai pemimpin dan contoh baik di negara ASEAN.
Rasanya judul tersebut tak layak dan tak santun dikeluarkan oleh sebuah lembaga Media besar seperti MetroTv.



Kedua, "Gambar Latar"
Sedikit lucu memang, jika gambar latar pada berita tersebut bukan menggambarkan burung Garuda Pancasila yang menjadi lambang negara Indonesia. Melainkan gambar cover film "Paksa wayu", film Thailand garapan Monthon Arayangkoon. Secara umum film ini juga dikenal dengan nama"Garuda". Coba Bandingkan beberapa gambar dibawah ini

jika diperhatikan dengan seksama latar dalam seting tayangan MetroTv ternyata mengambil cover film Paksa wayu yang telah diediting seperlunya.
Hal ini justru hanya ingin menunjukan sikap provokatif, tanpa mengindahkan nilai Nasionalis, karena malah menggunkan latar film Thailand dan bukan Indonesia.
Perlu diketahui bahwa film Paksa wayu justru menggambarkan makhluk Mitologi bernama "Garuda", adalah sosok Monster burung yang meneror seluruh kota Bangkok, hal ini justru menambah label buruk dalam sudut pandang Semiotika saya.

Namun, provokatif media dan suporter belum tentu memberikan apa yang diharapkan sebenarnya. Pada laga Indonesia Vs Malaysia di Grup A (kamis, 17-11-2011) memberikan hasil yang sangat memukul pendukung TimNas, Indonesia harus kalah satu Gol tanpa balas dari Harimau Malaya.

Mungkin ini saatnya media harus belajar dari sejarah, dan membuat tayangan yang bertanggung jawab terhadap moral bangsa.
Kita masih akan bertanding lagi, masih banyak yang akan kita lalui. Terlalu dungu rasanya, jika kita malah terjatuh dalam provokasi-provokasi yang kita buat sendiri.
#AyoIndonesiaBisa

Tuesday, November 15, 2011

Penerapan SmartCard TransMusi Molor

Setelah rencananya transmusi Akan segera menerpakan SmartCard sebagai Sistem pembayaran sebelum pelaksanaan SeaGames, namun fakta di lapangan menunjukan hingga hari ini (hari ke 6 pelaksanaan SeaGames) realisasi SmartCard dinilai "Nihil". Terbukti dari belum adanya penumpang yang menggunakan SmartCard  sebagai alat pembayaran.

Bahkan Box mesin pembaca SmartCard banyak dinilai warga pengguna tidak efektif. Mesin-mesin yang dianggarkan Rp 2miliar itu justru mempersulit warga untuk mendapatkan tempat berdiri saat TransMusi penuh penumpang.

Monday, November 7, 2011

Kita Berhutang Kepada KOMODO

Saya punya beberapa cerita nih, soal hewan yang lagi booming dibicarakan akhir akhir ini, KOMODO. Hewan yang dalam bahasa inggrisnya sering disebut The Komodo Dragon ini, masuk kedalam jajaran 28 finalis Tujuh Keajaiban Dunia kategori Alam.

Komodo bisa kita sebut salah satu ikon Indonesia. ya, dengan masuknya kedalama 28 finalis New7Wonders akan ikut memperkenalkan Indonesia kepada Dunia. Tapi, sebenarnya jauh dari kegilaan SMS Rp1 saat ini. Komodo telah memberikan kita banyak cerita.

Modo-Modi maskot SeaGames ke26 ini merupakan penjelmaan dari hewan purba Komodo. meskipun Maskot ini hanya bisa di identifikasi sebagai spesies komodo hanya dari namanya saja "Modo & Modi", selebihnya banyakyang mengira sebagai Kadal, Bahkan Cicak. lebih lucunya lagi, sore tadi saat saya ngobrol dengan seorang teman yang bekerja di Kantin Bandara SMB II. Dia Bercerita, ada seorang yang berasal dri luar kota dan akhir-akhir ini bekerja menempel stiker Modo-Modi. Bapak Stiker Modo Modi itu menghampiri teman saya, dan bertanya "mbak, Ini gambar ikan patin ya? ikan khas Palembang kah?". #Suram -_- e
sumber gambar : buanasumsel.com

Ya, Maskot ini sangat  jauh mempresentatifkan Komodo, lihat saja kulitnya pucat krem, Senyumnya manis. bahkan untuk Maskot Modi (Komodo Betina) ada warna merah di pipinya, dan bulu mata. 
Padahal Komodo dikenal sebagai hewan yang buas, haus darah, pendendam, karnivora, bahkan kanibal pemakan bangkai? Asli Serem dah. Tapi, mana ada Maskot yang serem? rata rata maskot emang dibuat lucu, imut dan ehemm Unyu-unyu.
Patung Modo Modi


Selain itu Komodo akan selalu mengingatkan kita pada masa kecil. Inget gak sih, Film Boneka "Si Komo" yang disiarkan di TVRI didalangi oleh Kak Seto? Si Komo Komodo yang bijak. yang selalu melerai setiap kali boneka liannya ribut. atau memecahkan masalah yang sedang terjadi. Tapi justru saat saya kecil, saya ngeri sama tokoh Si Komo, dia hitam, besar, seram, dan Suaranya yang besar seperti mau menelan orang. weleh weleh weleh. Dulu saya punya kaos tanpa lengan yang bergambar Si Komo dan kawan-kawan yang menjadi pakaian favorit saya saat bermain.

Hmm, tapi lucu juga. mungkin ini tuah dari Komodo, inget gak sih lagu jinggle Si Komo.


liriknya  ada yang seperti ini
Macet lagi macet lagi 
Gara-gara si komo lewat 
Pak polisi jadi bingung 
Orang-orang ikut bingung.
nah, ajaibnya semenjak Palembang ditetapkan sebagai Kota Penyelenggara SeaGames ke26 yang bermaskot sepasang Komodo ini, Palembang jadi ikut-ikut Macet, dan saya selalu bingung. hahaha.

Saat saya masih kecil juga, saya sangat suka dengan pasta gigi anak anak Kodomo,terutama yang rasa jeruk. Tapi, motivasi saya  merengek kepada Ibu setiap kali ke Swalayan untuk membeli  Kodomo bukan pasta giginya, melainkan hadiahnya yang berupa robot-robotan (sebut saja KodomoBorg).Dulu saya pikir nama Kodomo itu plesetan kata dari Komodo. Ternyata Kodomo berasal dari bahasa Jepang, yang berarti untuk anak-anak.
sumber gambar : tribunews.com(balon Modo-Modi)

Nah, Turis lokal atau pun manca negara yang ingin berkunjung ke Palembang jangan khawatir tidak dapat melihat Komodo, Mereka masih bisa melihat patung, balon, poster, sticker, bahkan billboard bergambar Modo-Modi? masih kurang puas? silahkan datang ke Hutan Wisata Punti Kayu, anda masih bisa menemui saudara dekat KOMODO yaitu BIAWAK. hehehe

Tapi menurut saya, seharusnya SMS Komodo bukan Rp 1,- tapi Rp 50,-. tujuannya biar setiap rupiah yang kita keluarkan untuk voting komodo berasa sekali Komodonya hehehe.

Sumber : wikipedia
Sebenarnya bukan hanya uang Rp 50,- saja yang ada gambar Komodonya, Uang kertas terbitan tahun 1957 pecahan Rp 2.500,- pun ada Komodonyanya.

sumber gambar : uangkuno.com
selain pecahan Rp 50,- dan Rp 2.500, tahun 1974 Indonesia pernah merbitkan uang logam berbahan dasar emas, pecahan Rp 100,000,- seri Gold Coin Komodo Dragon Conservation


namun, uang ini sudah sangat langka, Selangka Komodo.
Oke, anggap saja kita berhutang Rp 50,- kepada Komodo. Jika kita Sms KOMODO  kirim ke 9818 sebanyak 50 kali, hitung saja itu untuk membayar hutang anda kepada KOMODO. Uang Rp 50,- yang pernah membuat kita senang saat ingin berangkat sekolah, menyembuhkan dahaga saat kita gunakan untuk membeli es di kantin, atau pelipur lapar saat waktu istirahat. Betapa bahagianya kita menyumbangkan uang Rp 50,- saat hari Jumat di Masjid dekat rumah. Ingat Uang KOMODO !!!

Saya punya masa kecil untuk diceritakan, Dan Kita punya Komodo untuk di perjuangkan menjadi Keajaiban Dunia.

Tuesday, September 13, 2011

Youtube dan Televisi Kita

Salah satu aktifitas neters atau mereka yang biasa online adalah nonton youtube. Tapi gimana kalau kamu bingung mau nonton apa di  Youtube? atau Lagi gak punya koneksi Internet saat itu?. haha
Jawabannya nonton Youtbe aja di Tv..
kok di TV?

Agak aneh mungkin, Jika faktanya kini TV swasta nasional Kerap menayangakan Courtesy Youtube.  Sebut saja pelopornya OnTheSpot di Trans7,ada juga SpotLite, HotSpot  di Global TV, Top5 di RCTI, dan kini ada Wooow di Antv. tak hanya acara seperti itu saja, Jika di akhir tayangan berita nasional seperti di TvOne, dan RCTI juga kerap menampilkan video video unik youtube.
Mengapa Tayangan Seperti itu kini mulai marak di TV Nasional?
jawabanya bisa menilik OnTheSpot yang merupakan pelopor tayangan Youtube di Tanah air sering menayangkan video youtube dalam bentuk kumpulan Satu tema. misalnya 7 Tempat Terdalam di dunia, atau 7 Binatang legendaris di Dunia. Menurut saya OnTheSpot adalah tayangan yang memiliki ongkos produksi yang murah,Meriah dan Menguntunkan. Hanya mendownload video dari Youtube, mengumpulkannya dalam tema-tema khusus, disiarkan dengan narator tanpa Host Artis yang perlu membayar mahal tak seperti dulu . dan di Sajikan saat Primetime pukul 19:00 yang akan mendatangkan banyak pemasang Iklan. Mungkin keberhasilan ini yang membuat tayangan serupa muncul. Diawal OnTheSpot (2010) tak seperti saat ini, Host kawakan seperti Thalita Latief dan Ruben Onsu pernah menghiasi OnTheSpot dengan Banyolan mereka. Selingan Video Klip Musik juga ditayangkan diprogram acara itu (tapi menurut saya tayangan musiknya sangat membosankan karena tidak se up to date di radio).

Menerka di benak TV Nasional
Lalu apa yang berada di benak TvNasional sehingga membuat program tv seperti ini?
1. Keuntungan Kapitalis, dan Prinsip Ekonomi (dengan modal kecil untuk mendapatkan keuntungan sebesar besarnya) tentunya.
2. Agenda Kedepan, Selain agar masyarakat melek teknologi. Acara seperti ini  Mempermudah Penyebaran isu, yang akan menjadi Hot News. Sebut saja bagaiamana Shinta Jojo dan Briptu Norman Bisa terkenal. Bukanlah karena youtube semata, Tapi peran media terutama Televisi yang terus memblow up, Jumlah viewer youtube bertambah justru ketika media mulai mengekspos. Semakin besar penonton video di youtube, semakin diekspos kembali oleh Media.



Televisi Ala Blogger
Kembali beropini lagi, menurut saya Tv nasional kini mulai meniru cara cara blogger. jika Kita menilik, umumnya blog yang memiliki trafik tinggi adalah blog yang informatif, edukatif, dan unik. blog blog seperti ini selain bertrafik tinggi sangat suka di cari pencari iklan. silahkan tanyakan rating acara acara ini. dan berapa banyak pengiklan di waktu tayangan ini disajikan saat comercial break.
Soal hak Cipta
Mungkin sebagian orang akan mempermasalahkan stasiun TV yang sering nayangin youtube. Apakah youtube telah memberikan izin siar atas video video nya ?
Sebenarnya,  youtube sendiri pernah di gugat soal hak cipta. karena banyaknya pembajakan video yang kemudian di unggah keYouTube. Tapi akhirnya youtube menang.
youtube sendiri memberikan kebabasan setiap orang untuk pengunggahan dan penyebaran video dan hal itu telah ditentukan aturannya oleh youtube pada laman Youtube Copyright, saat anda menggunggah video di youtube anda ditanyakan tentang persetujuan lisensi oleh Youtube. dan ketika anda menyebarkan youtube lewat blog, anda dapat menyebarkannya lewat link, embed, atau menu Upload video dalam Post Form Blogger
Inilah yang lebih menguntungkan blogger yang menggunakan Blogger.com
Lalu bagaimana dengan Siaran Televisi ? rasanya cukup jika setiap siaran harus di beri tulisan Courtesy of Youtube. hal itu telah terjadi sudah sejak dulu, sebelum acara seperti ini muncul, Setiap berita yang menampilkan cuplikan video youtube akan menampilkan courtesy nya. Karena karakteristik TV yang jelas berbeda dengan media internet seperti blog yang bisa menyertaikan Link resmi.
Tapi, jika youtube memberikan peraturan, terhadap izin copyright yang lebih ketat, seperti situs berita online (mis, Tribun,dan detik.com, antara). dimana suatu media konvensional (tv, koran/majalah dll) boleh menyebarkan berita yang mereka ambil dari media lain dengan syarat membayar angsuran berlangganan. Maka kita boleh mempertanykan apakah acara tv itu telah membayar copyright pada youtube? jika tidak,  youtube bisa memperkarakan stasiun tv tersebut.
Namun, hal itu tidak terjadi

Saturday, September 10, 2011

SosMed

Rabu lalu (7-11-11) Saya Sempat diwawancarai oleh Haryz penyiar TriJayaFm di acara tritainment sekitar pukul 4 sore via telpon. Tema kali itu adalah Jejaring Sosial.Bahasan yang sudah sering kita dengar tentunya. Tapi kenapa saya merasa perlu memposting kembali bahasan tersebut. itu dikarenakan ketika diwawancarai via telpon saya sedang tidak konsentrasi, dan agak speachles karena kondisi saat itu saya sedang berada di bus Transmusi yang banyak orang.Bahkan jika anda mendengarkan siaran itu mungkin anda akan mendengar suara latar penumpang yang lain dan radio yang dipasang di Transmusi. hahaha
wawancara saya diawali dengan lagu I'm Yours

kurang lebih pertanyaannya seperti ini.
Pertanyaan
H: ada berapa sosial media yang anda miliki dan paling sering anda gunakan
A: ada 4 , pertama Facebook,Twitter, Blog dan Youtube
H: apakah disana anda menggunakan nama asli atau Nama samaran?dan apa alasannya.
A : saya menggunakan Nama asli untuk setiap akun saya. Itu karena saya lebih memanfaatkan sosial media sebagai alat komunikasi bagi mereka yang kenal saya dan ingin mengenal saya. Sebagai contoh; teman teman SD, SMP yang dahulu dan keluarga keluarga saya lebih mengenal saya dengan Aji Supeno (Bagus Syam). dan bukan Anji kan?

H : hahah Anji Drive.
A : iya, ketika mereka mencari saya mereka tak akan mencari nama lain kecuali Aji Supeno.
H : oke, Tetapi kenapa gak milih nama lain atau menambahkannya (biar lebih keren)
A : ya, terkadang nama tambahan bisa jadi lebay kan? sulit dibaca? (Syukurlah nama saya secara full hanya ada satu di dunia ini) itu juga untuk melatih saya lebih jujur(dibagian ini agak Speachles).
H : Jadi, kalo didunia nyata anda suka berbohong?
A : hahah bukan begitu maksud saya, Itu agar orang lebih mempercayai saya.(Kepercayaan itu Berharga)
H : Kira kira seberapa lama anda mengakses internet. dan sosial media dalam sehari.
A : kurang lebih jika ditotal minimal saya habiskan 2 jam untuk akses internet. bisa lebih.
H : Menurut anda apakah anda atau orang lain yang suka menggunakan Sosial media lebih mengekspresikan diri di dunia maya ketimbang dunia nyata?
A : Hmm ya, itu tergantung kenyamanan setiap orang ya. Tapi di dunia maya kita memang bisa lebih mudah menuangkannya. Bayangkan jika sekarang anda menulis di Mading (Majalah Dinding) siapa yang akan membacanya? tapi bagaimana jika menuliskannya di blog? banyak orang bisa membacanya, dan hal itu akan membuat pesan anda lebih sampai. Bagi saya sosial media saya manfaatkan sebagai bentuk aktualisasi diri.
H : Lalu manfaat apa yang anda rasakan dengan sosial media dan internet?
A : selain bisa menuangkan ide dan kreatifitas. dunia maya saya jadikan saya sebagai jurnal (ibarat buku catatan). melihat perkembangan diri. dan Belajar.
H : Mencari pacar misalnya.?
A : hahaha ah enggak, Sosial media saya gunakan sebagai alat komunikasi. menjalin hubungan dengan siapa saja. teman, keluarga, orang lain.
H : Lalu apa lagi?
A : hmm, terlebih jika karya kita diapresiasi. Tulisan saya pernah dimasukan kedalam salah satu situsberita di pulau jawa.
H :  Tulisan anda yang mana itu?
A : saat itu tentang logo hut RI, ada juga tentang Bendera bendera peserta Sea Games disini yang sering terbalik balik. Jika tulisan kita dibahas orang lain rasanya itu seperti bentuk apresiasi tersendiri. apalagi jika Blog kita pun ikut dicantumkan disana.
H : lalu sosial media apa yang jarang anda gunakan?
A : Youtube.
H : lah bukannya banyak orang terkenal justru dari youtube? dan bisa populer seperti  briptu?
A : hahah saya gak nyari popularitas seperti itu. alasannya lebih karena mobilitas, Youtube agak sulit untuk diakses dari handphone. lagian itu akan memakan kuota kita lebih banyak.
H : lalu bagaiman dengan yang lain?
A : hmm, begini ya, saya lebih memilih beberapa jenis sosial media karena pebedaan karakteristik. yang kadang tidak dimiliki oleh yang lain. Sebagai contoh saya lebih sering menggunakan facebook karena disana lebih banyak teman saya, disitu saya bisa berkomunikasi lebih aktif dan interaktif. Sedangkan Twitter lebih saya pilih untuk mendapatkan informasi misalnya berita dengan kita memfolow twitternya trijayafm hahaha.
H : oh ya, tentu saja..lalu?
A : terkadang di facebook kita mendapatkan kata kata yang tidak penting bukan? misalnya keluhan keluahan, atau marah marah. dan itu bisa tidak sering kita temui di twitter.Berbeda dengan twitter di facebook kita bisa berdiskusi atau berdebat. Sedangkan di Twitter bukan media yang ideal untuk berdebat. lalu  untuk blog bisa saya gunakan untuk menulis sesuatu yang lebih panjang ?
H : Bagaimana tentang hal twitter yang statusnya dibatasi jumlah karakternya?
A : Nah itu tantangnya, kita harus kreatif membuat status yang pesannya benar benar nyampe. Padat dan berisi.
H : oke, untuk closing nya nih, apa pesan anda?
A : yang paling penting kita pelajari adalah netiket, atau etika berinternet. misalnya, sebaiknya kita tidak banyak mengeluh di status facebook atau twitter, begitu juga saat marah. apalagi sampai memfitnah. karena hal itu bisa menggangu orang lain, membuat tidak nyaman, hal itu juga bisa mempengaruhi kredibilitas dan pencitraan anda. bahkan bisa ke soal hukum.
H :Bagaimana pesan anda kepada adik adik yang belum selayaknya mengakses sosial media?
A : kalau saya, biarkan saja. Mereka akan banyak belajar dari sana. jika tidak bisa belajar dan mengambil manfaat dari sosial media, mereka akan bosan dengan sendirinya.
H : baik, Trimakasi Aji sudah mau berbincng di Tritainment.!!!

sekali lagi, kurang lebih percakapannya seperti itu.
Oke, dari wawancara itu sebenarnya saya ingin lebih menyampaikan tentang manfaat dan karakteristik dari sosial media yang saya (sering) gunakan. Namun sayangnya pertanyaan yang diajukan kurang mengeksplorasi saya ke arah itu.Ingat karakteristik ini lah yang saya lihat Bisa membunuh popularitas suatu layanan sosial media. bahkan mematikan suatu sosial media yang baru lahir. Lihatlah bagaimana perkembangan jejaring sosial baru yang entah apa saja sekarng namanya, seperti Koprol, friendster. atau tiruan tiruan facebook yang lain. apa nasib mereka sekarang?

Facebook
1. Disini anda bisa melakukan apa saja, menurut saya terlengakap. Note bisa menjadi blog bagi anda, menulis status layaknya twitter, berbagi link,menonton video sperti youtube, Personal Message seperti SMS. chating kayak YMan, MiRC ,Cek lokasi seperti Koprol. Bahkan berkirim email seperti gmail, yahoo. msn. punya search enggine lagi meski tak sehebat Google.
2. Jika anda ingin berdebat atau berdiskusi, marah marahan pun bisa lebih efektif disini. runtutuan komenter terposting sesuai waktu. dan tak perlu takut dengan admin bukan.
3. Jika anda artis, anda masih layak punya facebook(kebanyakan malah ninggalin facebook dan beralih ke twitter tuh artis2, karena soal banyaknya teman yang dibatasi(5000) hingga privasi yang dilanggar) buat saja fan page resmi anda. Dari pada di palsukan orang lain?
4. Namun saya menilai kekurangnya andalah apa yang anda posting di facebook tidak semuanya bisa terbaca search engine lain.
5. Terlalu banyak akun palsu, yang perlu anda waspadai. penipuan,status nyampah, dan hal hal yang tidak bermanfaat. Sebut saja Facebook seperti dunia ini yang penuh polusi. maka dari itu untuk membersihkan polusi coba lah Twitter.

Twitter
1. Mau lebih mengenal idola anda?wajib punya twitter, kebanyakan artis dan orang penting lebih milih twitter.untuk saat ini kasus pemalsuan akun di twitter masih minim, dan gak sebanyak di facebook.Tapi jangan harap di Folow Back ya? jangan juga ngemis ngemis minta di folow back sama artis.
2. Adanya trending Topik bisa membuat kamu lebih up to date. meskipun TT kadang gak jelas -_-'
3. lebih informatif. follow aja situs berita, TV, koran, atau radio.
4. untuk hal hal lain diluar status. seperti foto, video, twit yang panjang repotnya twitter perlu pihak ke 2? alias layanan lain.
5. Ada yang mengatakan Twitter itu adalah "Teriakan dalam Kegelapan".
6. Bukan layanan yang ideal untuk  berdebat, dan berdiskusi karena terbatasnya jumlah karakter dan runtutan komentar yang gak ideal juga.
7. dalam penyampaian pesan Facebook dan twitter sangat rentan kesalahpahaman. maka saya merekomendasikan Blog bagi anda yang suka buat kontroversi. hahaha

Blog
1. Jika anda orang yang kreatif dan tidak mau dilanggar privatisasinya blog adalah layanan yang tepat.
2. Blog sebenarnya lengkap dengan beberapa fasilitas. Namun kekurangannya hanya minim mobilitas. Kebanyakan pengoprasian Blog hanya saat kita membuka Laptop atau PC saja. tidak seperti facebook dan Twitter yang justru sering kita buka lewat handphone.
3. Akrab dengan Search Engine merupakan kelebihan yang tidak dimiliki oleh jejaring sosial yang tertutup. ini akan menguntungkan anda agar kata kata/ide kreatif yang anda keluarkan lewat Pulsa internet tidak hilang begitu saja tertelan waktu.Istilah status anda tertimbun timeline tak ada di sini.
4. Berlaku teori Uses and Gratification,intinya mereka yang membaca blog kamu bukanlah orang yang terpaksa, tapi memang merasa perlu membacanya.mereka bebas memilih sendiri blog atau artikel apa yang kamu sajikan. Itulah mengapa blog yang trafiknya tinggi adalah blog yang informatif dan bukan sekedar curhatan pribadi.
5. Jadikan blog sebagai media press release anda. Itu akan lebih tepat ketimbang bercerita panjang lebar di comentar atau membuat 10 twitt.
sebagai contoh orang yang sering menggunakan blog sebagai media Press Release adalah Bambang Pamungkas (Kapten Timnas Indonesia) dan Pandji Pragiwaksono . Ketika banyak orang yang bertanya tanya tentang isu mengenainya atau Status yang kontroversial, mereka akan mengklarifikasi berita tersebut lewat Blog mereka. Ketika Ramadhan lalu Pandji membuat Twitt yang mengatakan bahwa mereka yang minta di hormati puasanya itu tidak kuat imannya, ketika itu saya ngereply dengan bilang "Dari mana abang tau mereka gak kuat iman?". bagi saya pernyataan Pandji itu kontroversial, tapi tak begitu lama pandji Ngeposting di Blognya www.pandji.com tentang latar belakang twittnya itu yang bermula dari pernyataan anggota dari KPI yang menghimbau media tidak menyajikan tayangan makan-makanan di televisi untuk menghormati orang yang berpuasa. Lain lagi dengan BePe, isu pertemuannya dengan Alfred Riedl (mantan Pelatih timnas) yang dikaitkan dengan hubungan tidak harmonis antara pemain timnas dengan Wim (pelatih Baru Timnas) akhirnya di klarifikasikan lewat blog pribadinya www.bambangpamungkas20.com.
6. Meskipun kebanyakan orang berpikir blog hanya berisi tulisan tulisan, tapi cobalah memasukan Video atau gambar setiap memposting tulisan. Agar tak membosankan seperti artikel ini. dan Jika anda sulit menuangkan ide ide anda dalam bentuk tulisan. saya rekomendasikan Yotube.

Youtube
1. Banyak orang yang gak bisa menyalurkan idenya dalam bentuk tulisan, ribet nyusun kata kata. Maka youtube sering dijadikan Vlog (Video Blog).
2. Jika anda hobi di Musik, atau Film. rasanya agak sulit dituangkan langsung dalam bentuk tulisan. Itu lah sebabnya kita akan menemukan lagu lagu dalam bentuk Cover dari amatiran hingga profesional di youtube.
3. banyak orang beropini, bahwa dengan mengupload video di Youtube anda bisa cepat terkenal. percayalah itu Nonsennn...karena apa yang terjadi dengan Briptu Norman hingga Shinta dan Jojo memiliki trik sendiri. Mulai dari pesan berantai, hingga permainan media.
4. antara Blog, facebook, twitter,dan media tulis yang lain, youtube sebenarnya memiliki Pengaruh yang lebih besar dalam penyampaian pesan/komunikasi, sangat ringan untuk dipahami dan lebih bertahan lama dalam ingatan seseorang, karena memanfaatkan audio Visual yang lebih akrab di otak Kanan, Sebagai contoh. jika anda Menulis dalam 2000 karakter untuk menyampaikan pesan yang dibaca dalam waktu 10 menit, anda bisa menyampaikan pesan yang sama hanya dalam bentuk video 3 menit saja.

Monday, September 5, 2011

Baliho eKTP, efektifkah?

Sudahkah anda punya eKTP?

Setelah rencananya meluncur awal agustus lalu, eKTP sudah disosialisasikan dibeberapa media, mulai dari situs berita, Iklan di Tv, koran, hingga Baliho di jalan jalan.?
Tapi apakah sosialisasi itu ampuh?entahlah.
Namun, ada hal yang janggal ketika saya melewati jalan jendral Sudirman tepatnya ketika kita melewati International Plaza. Siapa yang sadar ada himbauan tentang eKTP di baliho diatas Gedung yang tepat bersebrangan dengan International Plaza?



Menurut saya baliho ini kurang efektif, karena Tulisan/skema proses (pembuatan) e-KTP sulit dibaca. dari sudut manapun gambar baliho yang dibuat oleh Pemkot Palembang ini hanya mudah dipahami kalimat "Dengan KTP Elektronik (e-KTP) kita wujudkan tertib adminstrasi kependudukan menuju Palembang kota Internasional Sejahtera dan Bebudaya" gambar Wali kota dan Wakil saja yang tampak jelas (kecuali jika anda di gedung IP dan menghadap langsung ke Baliho ini).
Sedangkan proses e-KTP yang menurut saya justru lebih Urgent malah di cetak lebih kecil dan menyulitkan saya untuk di baca dan di pahami.