Saturday, May 25, 2013

JA Jadi Teroris Penyebar Spam?

tadinya mau mention langsung ibu Dr. Hj. Marrisa Haque, Aktris yang kini menjadi politisi PAN dan nyalon legislatif untuk daerah Bengkulu, tapi duh ngeliat time line ibu MH jadi ngeri di Block Spam sama beliau, dikarenakan seluruh yang tweet nama nya dan suaminya atau mention kebeliau akan di Block sebagai Spam.(maaf bu, saya kepoin dari tanggal 24) :D



Awalnya MH Searching nama suaminya di mesin search Twitter "Ikang Fawzi" dan yang muncul dideretan teatas adalah akunnya Joko Anwar.


Itu dikarenakan JA ngetweet populer
kok bisa Joko Anwar ngetweet populer? ya karena twitternya banyak di retweet, lebih dari 100 akun ngeretweet tweet joko anwar ini, kok bisa? ya iyalah. follower Joko Anwar aja lebih dari 300.000. seratus lebih retweet gak mustahil. Namun justru membuat MH geram, JA akhirnya di Block, report sebagai Spam, mungkin kalo ada tombol, Block as Terrorist bakal di push juga.

Lalu Dr.Hj. Marrisa Haque memberi bukti tuduhannya berupa screen shoot bagaimana Joko Anwar ada di deretan tearatas mesin search
Teror dan Spam buatan Joko Anwar terhadap Keluarga Kami Ikang... on Twitpic
kemudian  JA membalas tweet ibu MH
Dari tweet JA ini sebenarnya menjadi titik cerah terhadap hal yang dipermasalahkan yang memberikan beberapa kemungkinan.
Pertama TimeLine yang ada di mesin pencari twitter tidak menunjukkan tweet teraktual karena internet yang dipakai MH lambat, halaman tidak loading secara sempurna, jadi yang muncul hanya tweet populer (silahkan dicoba, Twitter akan lebih dahulu menampilkan  tweet terpopuler terlebih dahulu, kalo internetnya cukup cepat tidak sampai setengah menit twitter akan memberikan tweet-tweet teraktual)
Kedua, ada kemungkinan MH justru sengaja menghentingkan loading dari halaman twitternya agar TL tetep nyangkut di Tweet populer saja, untuk segera capture tampilan layarnya.
lalu apa kemungkinan lain yang dapat menyebabkan beberapa gambar tidak terload, bahkan Avatar twitternya sendiri

Siapakah yang memperkeruh perkara bahkan sampai buat berita di media massa online tidak lain adalah MH,  dari tweet nya sih, MH sengaja menghubungi Pemred liputan6.com untuk membuat berita ini berita ini
tapi, dari berita yang beliau buat sendiri, justru merasa tidak sesuai karena urusan redaksional antara Merasa Diserang dan Menyerang. dan MH kembali merasa di Bully liputan6

MH benar-benar merasa dibully di sosmed microblogging ini, ia membeberakan gambar-gambar yang dirasa sangat melecehkan silahkan ke >>>>TKP
Perlu diketahui,terlihat dari TL photo di akun JA hingga detik ini tidak ada satupun gambar yang dibuat oleh JA. bahkan gambar-gambar yang dituduhkan tidak ada satupun yang JA mention atau retweet.

dan saya yang basicnya anak IPS aja rasanya gak perlu jadi Roy Suryo untuk menganalisis kesalah pahaman itu.
lalu apa tanggapan anda untuk kejadian ini?

Monday, May 13, 2013

Lafadz Allah Di Langit Palembang

Sebelumnya saya sudah pernah membagi cerita ini di Facebook dan Twitter, beberapa foto sudah dishare ke orang lain, dan banyak yang mengatakan bahwa foto yang saya beri adalah hasil rekayasa,editan , dan hoax. beberapa orang malah menganggap saya adalah Kader dari salah satu Organisasi Keagamaan.
Nah Postingan kali ini hanya sebagai klarifikasi atas segala prasangka dan tuduhan beberapa orang.
Pertama Foto-foto tersebut adalah Asli, bukan rekayasa, bukan Hoax, Bukan hasil Editan. dan benar-benar ada.
Kedua, Saya bukan lah Kader ataupun anggota kelompok manapun, saya hanya menjalankan profesi saya, dan bisnis dibidang photo dan videography.

Oke, saya mulai. Minggu lalu (12 Mei) saya mendapat job untuk mendokumentasikan sebuah Event "Muktamar Khilafah" dari HTI Sumsel yang merupakan salah satu organisasi Islam ditanah air, kabarnya event ini merupakan rangkaian roadshow dibeberapa kota di Indonesia, dan puncaknya nanti di Jakarta.

Singkat Cerita, saat pembicara mulai menaiki panggung dan dikawal oleh sekelompok anak (SMP) yang membawa bendera hitam dan putih bertuliskan kalimat syahadat. saya tentunya memotret keseluruhan kegiatan saya berusaha untuk ketinggalan satu moment pun, termasuk barisan anak2 ini, Point Of Interest yang ingin saya tunjukkan awalnya adalah anak2 ini dan stylenya yang gagah, dengan latar belakang penonton. saat beristirahat saya agak penasaran dengan photo yang saya ambil, seperti ada hal yang aneh. dan Ternyata benar, meskipun agak kurang persis bisa dibaca namun Awan-awan itu seperti membentuk Huruf / Lafadz Allah dalam tulisan arab.

gambar setelah di croping
Kejadian seperti ini sebenarnya adalah hal biasa, fenomena biasa, awan bisa saja berbentuk apapun , penafsirannya bisa sesuai dengan imajinasi kita, kalau anda bilang ini justru  mirip kayak ranting pohon sekalipun saya tidak masalah. Saya beberapa kali melihat awan-awan dengan lafadz Allah sebelumnya, namun selalu saya anggap hal biasa, cuma saya sebut ini kejadian sesuai Tema, maksudnya munculnya disaat event yang islami, dan diselenggarakan oleh salah satu kelompok islam. Saya pun sempat dibuat takjub dengan foto awan yang menyerupai Malaikat saat pelantikan Paus yang baru, karena awan yang muncul sesuai tema. Padahal mungkin saja awan seperti itu akan muncul saat anda pergi ke kampus.

Kemudian saat saya tunjukkan foto ini kepada beberapa orang untuk memastikan tanggapan mereka, apakah mereka juga bisa membaca lafadz ini sesuai dengan persepsi saya, mereka langsung mengucap "Subhanallah" . Diantara panitia ada yang bilang bahwa ada awan berlafadz Allah juga muncul di sudut tempat yang lain.
Setelah acara selesai dan pulang kerumah, saya mencari lewat twitter apakah ada diantara peserta yang juga menangkap photo dengan lafadz Allah seperti yang saya tangkap atau awan yang lain, dan benar. dan ternyata saya dapatkan link yang mengarah ke salah satu page facebook yang diberi nama Komunitas Rindu Syariah & Khilafah
Nah, foto ini entah siapa yang mengabadikannya, tapi saya awalnya yakin karena beberapa orang katanya melihat awan ini seperti yang ditunjuk dilokasi yang ditunjuk. Namun beberapa tanggapan miring justru mulai bermuncullan seperti yang mengatakan bahwa gambar ini merupakan hasil editan.
satu foto rasanya kalo bukan yang moto sendiri masih kurang bisa percaya, nah tiba-tiba ada yang posting foto seperti ini di facebook atas nama Hikari ilahi juga menunjukkan adanya lafadz Allah dilangit Stadion Bumi Sriwijaya ini penampakkannya 
Foto from Facebook- Hikari Ilahi
Lafadz Allah mungkin akan lebih terlihat jelas  pada foto-foto diatas, dan awalnya saya gak pernah merasa menangkap foto awan yang ini, hingga saat tadi pagi saya mengecek beberapa foto di memory card dan ternyata ada foto yang mendukung ke otentikan foto-foto yang dianggap hoax oleh beberapa orang.

tampak lafadz Allah menjadi latar pemandangan dibelakang anak SMP itu, Saya sendiri tak menyadari  akan keberadaan awan-awan itu awalnya. and, ini membuktikan saya tidak ketinggalan satu moment sekalipun. dan kalo mau liat exifnya, monggo kerumah. kali aja mau jadi klien.

Sekali lagi awan-awan berbentuk apapun sangatlah mungkin terjadi, tanggapan dan penafsirannya diserahkan kepada pribadi masing-masing, dan bukan maksud lain saya membagikan foto ini, hanya sebagai bentuk klarifikasi atas segala tuduhan.

Saya sendiri menempatkan posisi pekerjaan ini sebagai profesi, bukan karena ada ikatan apapun. Meski karena sewaktu dulu saat saya masih SMA saya mengikuti ekskul ROHIS, yang membuat saya akhirnya bisa mendapat link job seperti ini di kemudian hari. 

Saya sendiri selalu skeptis terhadap segala berita, termasuk berita-berita hoax baik yang dibuat oleh pihak lain, atau bahkan yang seagama, saya sangat tidak menyukai berita-berita bohong,apapun motif dan tujuannya, termasuk untuk tujuan penyiaran agama. Saya tidak mau menerima mentah-mentah seluruh berita, bahkan dari rekan sendiri. ya istilah anak mudah sekarang "Yah, Cukup tahu aja lah"

oke, dan ini bisnis yang saya sebut dari tadi, Visit my own page Imajie Craftive Studio at www.imajie.web.id jangan lupa like :D

Sunday, February 24, 2013

Berbagi Kesuksesan

Mau dibilang sudah sukses, yah saya lebih milih untuk jawab "saya sedang berlari kearah itu". nah sekarang @Samsung_ID sedang mengajak kita untuk berbagi kisah sukses, kita bisa menceritakan kesuksesan kita, usaha kita untuk mencapainya hingga orang orang yang membantu dan menginspirasi hidup kita. oke di Samsung  Switch to Succes saya telah membagi sedikit cerita sukses saya dan kiat-kiatnya. Kamu bisa share lewat facebook atau twitter tulisan saya di "Mengalahkan Diri Sendiri" dan bisa mencoba membagi kisah suksesmu sendiri, agar menginspirasi orang lain. Mari ceritakan !! :D

Thursday, February 21, 2013

DSLR Slide Negative Film Viewer

Kalo dipikir-pikir generasi saya cukup beruntung, lahir dimana perkembangan teknologi sangat pesat, mungkin tak pernah dibayangkan oleh kakek atau orang tua sebelumnya. pokoknya serba dipermudah, mau ngetik pake MS Office , bayangin gimana orang jaman dulu pake mesin ketik yang gak punya tombol backspacenya?? . Sekarang mau nyari bacaan apa aja tinggal googling, atau buka wikipedia, gak perlu beli buku tebel-tebel. Nyari kenalan gak perlu ikut sahabat pena,cukup punya facebook. mau Foto tinggal jepret, hasilnya bisa langsung diliat, mau cetak tinggal print. bayangin jaman dulu pas kamera tustel atau slr analog masih dipake, mesti satu rool film abis, terus bawa kestudio foto untuk ngeliat negative filmnya, nah dari situ baru dicetak deh gambar di Kamar Gelap.

Tapi ternyata kemajuan teknologi seperti ini memiliki konsekuensi, misalnya hilangnya mata pencarian, seperti tukang cetak negatif film yang dulu sering kita jumpai gerobaknya ada di pinggir jalan. dan coba deh cek tumpukan slide negative film yang kita miliki, yang memuat banyak kenangan, yang mungkin ada yang belum pernah kita cetak, atau hasil cetaknya yang entah kemana? terus kalo mau cetak lagi mesti kemana? kestudio foto? apa gak diketawain sama pegawainya? ya kalo gak diketawain, apa mereka masih punya kamar gelap untuk cetak foto-foto kita?

Oke, postingan saya kali ini tidak akan banyak memberikan solusi, namun semoga dapat membantu menghidupkan kenangan-kenangan anda yang tertumpuk bersama klise-klise film itu.


Ini penemuan saya dan mamas diawal tahun ini,karena belum bisa membeli negative film scaner. tapi berhasil menjadikan kamera DSLR menjadi sebuah slide negative viewer. cara ini cukup berhasil, menghingat kami menggunakan teori matematika dasar  (-)x(-)=+ , #BePositivly dan percobaan iseng beberapa kali yang awalnya ingin membuat file foto digital dari negative film.



Pertama, Siapakan klise film/negative film yang anda punya, seperti negative film pass photo anda waktu SD misalnya. :D

Kedua, Siapkan Kamera DSLR yang telah terinstal Magic Lantern (untuk cara menginstal magic lantern sebagai firmware tambahan anda bisa searching di google, atau silahkan kunjungi situsnya di http://wiki.magiclantern.fm atau magiclantern.fm atau membaca dokument di grup DCI)

Ketiga, Alangkah baiknya kalo punya lensa macro,tapikalo gak punya bisa pake filter macro, atau kaca pembesar, tapi kalo gak punya juga cukup zoom maksimal saja lensa kit anda.

Keempat, ubah ke mode video, masuk kemenu Movie, pilih video effect, dan switch On Negative (gambar akan berubah negatif) atur sehingga eksposure tepat.

Kelima,: Sumber cahaya menjadi kunci dalam eksperimen kali ini, gunakan cahaya yang soft, jangan terlalu kuat, jaga eksposure agar tepat. anda bisa menggunakan cahaya lampu atau senter dengan diberi diffuser seperti ini


Keenam, letakan slide negative film/klise didepan lensa dan fokuskan pada film. kini film yang negative itu akan terlihat warnanya.


zoom


Anda kini bisa menikmati foto-foto lama anda dengan menggunakan kamera DSLR anda. namun menu ini hanya terdapat pada mode video, jadi anda bisa mengabadikan foto-foto tersebut dalam bentuk video. untuk menjadikannya image, anda hanya perlu mengcapturenya nanti di komputer, dan alangkah lebih baiknya saat merekam menggunakan resolusi video yang paling besar (Full HD)
cara ini memang masih menghasilkan gambar yang sangat kasar, tapi cukup untuk membangkitakan memory dan kenangan dengan biaya yang lebih murah ketimbang anda harus membeli Negative Film Scaner yang harganya cukup mahal.

Monday, February 18, 2013

3 Karnaval

Event 3 Karnaval di Palembang merupakan salah satu event yang dibuat oleh operator seluler 3 (Tri) sebagai kegiatan Gathering bagi para retailer produk Tri, event ini dibuat oleh event organizer VJ Production Palembang dan didokumentasikan oleh Imajie CraftiveStudio.

Thursday, February 7, 2013

Korban Film 5 Cm

Kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasaya 
Mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya 
leher yang akan lebih sering melihat keatas 
lapisan tekad yang 1000 kali lebih keras dari baja. 
Hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya 
serta mulut yang akan selalu berdoa
Film memang sebuah karya seni yang paling menginfluence dulu setelah teman saya menonton film "Gie" ia akhirnya masuk kelompok Pecinta Alam , dan akhirnya Desember lalu setelah menonton 5 Cm saya memiliki niat besar untuk mendaki gunung, tampaknya seru, menyenangkan, dan menantang.


Dan kesempatan itu datang ketika teman saya yang terinfluence film Gie dan pernah menjadi anggota pecinta alam itu mengajak saya untuk naik gunung Dempo, seketika saya mengatakan oke. lalu harinya kapan? ntahlah, februari ini saya banyak kerjaan, tanggal 7 kalo bisa sudah sampe Palembang, yaudah besok aja (4 februari) dan teman saya itu terkejut, namun mengiyakan,  kebetulan ada temen satu lagi dateng kerumah, dan langsung saya ajakin juga kakak saya, jadi dengan persiapan yang sedikit namun dirasa pas akhirnya kami berempat berangkat mendaki gunung.


Dengan Bus Telaga Biru (ekonomi 40ribu/orang)dari Palembang kami tiba di Kampung 1 dekat pabrik PTPN 7 PagarAlam sekitar pukul 11 malam, biasanya para pendaki akan menginap dirumah ayah Anton untuk menunggu pagi dan naik truk yang akan membawa para pemetik teh. Namun pilihan kami malam itu adalah langsung membelah perkebunan teh agar sampai ke Kampung 4 paginya dan dapat mendaki paginya lebih awal agar tak sampai kemalaman tiba di puncak.

Namun apadaya, langit yang gelap, tak ada lampu jalan, kami beberapa kali tersesat diantara semak belukar, dari kejauhan kami melihat lampu-lampu perkampungan yang menjadi petunjuk arah satu-satunya.  walau itu nyatanya gagal, dan saat kami tiba di kampung itu, ternyata itu bukan kampung 4 melainkan kampung 2. tepat subuh dini hari. untungnya penduduk kampung 2 sangat ramah, ia menunjukkan kami jalan untuk tiba di kampung 4, yang hanya ditempuh berjalan kaki selama sekitar 30-40 menit.

Setibanya di kampung 4 yang dituju adalah warung, untuk sarapan pagi dan mulai mendaki sekitar jam 9 pagi dari titik awal pendakian di perkebunan teh Kampung 4, saat mendaki saya menirukan dialog dalam film 5 Cm, "Aku Telah menaruh puncak itu disini (sambil ujung telunjuk kanan diletakkan mengambang diantara kedua  mata)"

Singkat cerita, pendakian itu ternyata tak semudah yang saya bayangkan, terlebih ketika kompor yang kami bawa tak bisa menyala karena yang kami bawa bukan gas kaleng untuk masak melainkan untuk isi ulang korek zippo. ditambah lagi ketika pukul setengah 4 sore, hujan tiba-tiba datang saat kami sudah sampai di shelter 2, melihat fisik kami  dan logistik yang ala kadarnya, akhirnya kami memutuskan membangun tenda, dan bermalam disana, dan tak melanjutkan perjalanan ke puncak.

Pendaki Amatir


Malam itu mungkin adalah malam terlama yang saya lewati, kami bangun berkali kali dan pertanyaan yang dilontarkan adalah "Jam berapa sekarang" kondisinya sangat dingin ditambah hujan rintik-rintik, dan ternyata selimut yang sudah saya packing sebelumnya dirumah ternyata gak masuk kedalam ransel, alias tertinggal di Palembang.
di Shelter 1 sebelum kabut misterius itu menyergap kami

Dan ketika kami terbangun di pagi hari, hati begitu senang karena sudah melewatkan malam paling menyeramkan, dan menyiksa itu, yang kami ingin hanya cepat pulang dan sampai rumah.
Sudah, lupakan dulu puncak itu, kami sudah tak tahan. mungkin lain kali, tapi tidak untuk saat ini puncak harus dicapai.

Perlu diketahui diantara kami bertiga, hanya satu orang yang pernah mendaki gunung dempo,  dan ia hanya satu kali pernah sampai kepuncak saat diksar Mapala.
beberapa tips yang menjadi catatan pribadi saya bila ingin mendaki gunung lagi
Pertama, olahraga seminggu sebelum mendaki, agar fisik tak cepat drop.
Kedua, pastikan gas yang dibawa adalah gas untuk masak, dan bukan isi ulang korek,
Ketiga, jangan lupa bawa selimut, kalo perlu ada sleping bag, bawa kaos kaki tebal, jaket hujan, dan bukan sweater.
Keempat, bawa dua sandal lebih baik, pakai sandal/sepatu terbaik. ditengah perjalanan anda akan melihat banyak sepatu atau sandal hancur, bahkan kedua teman seperjalanan saya ini terpaksa menuruni gunung tanpa alas kaki.
Kelima,  jika ingin mengabadikan pendakian dengan kamera, ada baiknya anda bawa saja kamera pocket, ketimbang DSLR yang gak ringan, dan mengganggu selama pendakian ini. toh anda tak akan banyak nafsu memotret, anda hanya ingin cepat sampai, dan cepat turun.

soal perlengkapan lainnya yang harus dibawa, anda bisa searching di googel, dan memikirkannya sendiri, 
Salam Lestari !!!!!

Monday, December 31, 2012

Kilas Balik 2012

2012 sudah berlalu, banyak pencapaian yang tidak pernah saya bayangkan, namun banyak cita-cita yang harus dikandaskan, ada senang, kegembiraan dan adapula kesediahan. dan 2012 memberikan saya banyak pelajaran.


Januari
Awal karir membukan bisnis videography memang susah susah mudah, mencari SOP yang tepat, paket, harga, dan promosi.

Februari
Akhirnya  punya kamera DSLR pertama saya, Canon 500D. memiliki kamera DSLR mungkin jadi keinginan kebanyakan anak muda jaman sekarang.. dan saya sudah memimpikannya dari awal mulai kuliah.

Maret
Bermodal kamera DSLR yang baru dibeli  februari lalu, saya iseng-iseng mengikuti lomba video kontes yang diadakan salah satu bank swasta besar di Asia Tenggara CIMB, video ini dikerjakan kurang lebih 2 jam, termasuk persiapan dan editing, dan hanya memiliki dua kru, saya dan mamas (my Brother) dimana kami berdua menjadi aktor, saya merangkap menjadi DOP, Kameraman, editor, Story Maker, wardrob, dan desain teknik eksekusinya. oke kurang lebih saya seperti Produser dan sutradara yang sering jadi Cameo di suatu film. sedangkan Mamas menjadi aktor sekaligus yang awalnya memberi ide konsep menggunakan rubik. 

April
Banyak kerjaan, banyak kekacauan di lapangan, tapi Patung tak akan tercipta bila batu tak dipahat.

Mei
Dibulan ini kali pertamanya saya membuat karya broadcast dalam jumlah kru yang banyak, kami membuat karya yang mungkin tak penah kami lupakan, kerja sama dengan teman-teman dikelas karena tugas kuliah. dikerjakan dalam kurung waktu sekitar 1 Bulan,tapi saat editing kami genjot pembuatannya dalam satu malam.

Juni
Bulan ini cukup melelahkan, dimana banyak pemasukan, tapi banyak pula pengeluaran, termasuk klien yang gak mau bayar. 27 Juni ke Bintaro untuk ngambil hadiah lomba CIMB Go mobile, dan yah saya mendapat kamera Canon kiss X5(600D) dan uang tunai 1,5 juta, tadinya untuk neraktir temen-temen, tapi yah saya mesti nambahin uang lagi malah untuk biaya study tour diawal juli.

Juli
Petualangan baru dimulai, Study tour dengan hasil jerih payah sendiri itu berasa reward, kali ini saya dan teman-teman sekelas  melakukan study tour keberbagai tempat di pulau jawa, Jakarta di MNC Tv, Jogja di coklat monggo, dan bandung, di Radio Ardan dan Bandung Tv. selebihnya yaah anak muda "jalan-jalan"

Agustus
Ramadhan, yang memperihatinkan bagi kami. Inilah saat Ayah menunjukkan penyesalannya, namun sayang sakit yang tiba-tiba datang membawa kami kepada kesedihan. Dugaan besar ia menderita kanker paru-paru karena kebiasaannya merokok.

September
10 September, setelah berjuang dari sakitnya yang cukup mendadak, akhirnya Ayah meninggalkan kami semua. Aku tak pernah merasa sedekat ini kecuali saat aku memandikannya. Aku belajar darinya, setidaknya agar tak seperti dirinya.


November
Yang menarik dari bulan ini, adalah ini kali pertama saya menjadi pembicara dan dibayar, biasanya kebalik dengerin orang bicara dan bayar. :p

Desember
Kali pertama harus ngeDiksar dua orang adik tingkat untuk ngebolang keluar sumatera ala backpacker, dan memperkenalkan organisasi terseru di jagat komunikasi #mungkin IMIKI (Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia) di Musyawarah Nasional di Bandung, ya dan sempat tertahan pulang ke Palembang karena Wisama mahasiswa Sumsel di Bandung sedang diserbu puluhan preman. Berasa jurnalis perang.